Rabu, 25 Februari 2015

MULTI NIAT MULTI PAHALA




بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

نَوَيْتُ لِفِعْلِ اَمْرِ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ الله

Sungguh umur kita sangat terbatas…
Harus kita akui bahwa waktu yang kita gunakan untuk beramal sholeh sangatlah sedikit… berbeda dengan waktu yang kita gunakan untuk urusan dunia.

Kita butuh strategi dalam melaksanakannya agar dengan amal yang terbatas dan waktu yang sedikit itu bisa meraih pahala banyak dari Alloh swt dan derajat yang tinggi disisi-Nya, sehingga betul-betul mampu menjadi ummat yang dibanggakan Rosululloh saw sekaligus pujian Alloh swt.

Diantara strategi yang mungkin bisa kita lakukan adalah memperbanyak niat yang baik dalam suatu amalan. Karena semakin banyak niat baik yang dilakukan oleh seorang hamba maka semakin banyak pula pahala yang akan ia peroleh.

Rosululloh saw bersabda:

إنّمَا الأَعْمَالُ بالنِّيّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امرِىءٍ مَا نَوَى

“Sesungguhnya amalan-amalan tergantung pada niat-niat. Dan bagi setiap orang apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan seseorang mendapatkan ganjaran berdasarkan niatnya, maka jika ia banyak niatnya, ia akan mendapatkan banyak pahala.
Ingatlah selalu …! Hanya sekedar niat saja kita telah mendatangkan pahala dari Alloh swt. Rosululloh saw bersabda:

فَمَنْ هَمَّ بحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَها اللهُ تَبَارَكَ وتَعَالى عِنْدَهُ حَسَنَةً كامِلَةً، وَإنْ هَمَّ بهَا

 فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللهُ عَشْرَ حَسَناتٍ إِلى سَبْعمئةِ ضِعْفٍ إِلى أَضعَافٍ كَثيرةٍ

“Barangsiapa berniat untuk melakukan kebaikan lalu tidak jadi melakukannya maka Alloh tabaaroka wa ta’ala mencatat disisi-Nya satu kebaikan sempurna, dan jika ia berniat lalu melakukannya maka Alloh mencatatnya sepuluh kebaikan sampai tujuh puluh kali lipat sampai berlipat-lipat yang banyak.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Contoh praktek multi niat pada suatu amalan sholeh, dari Ibnu Qudamah al-Maqdisi rohimahulloh berkata: “Sebagian ulama salaf berkata:


“Sungguh aku lebih senang jika pada setiap yang aku lakukan terdapat sebuah niat, sampai-sampai pada makanku, minumku, tidurku, jagaku dan ketika masuk ke dalam wc, berpakaian, serta pada semua yang bisa diniatkan untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar